WARNING 26 Wilayah di Sumut Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk — Waspadai Banjir & Longsor Selama Beberapa Hari
Koran Depok — WARNING 26 Wilayah BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem bagi 26 wilayah di Sumatera Utara yang berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan, hingga periode 8–15 Desember 2025.
Wilayah yang Terdampak & Potensi Bahaya
Daerah pegunungan dan dataran tinggi seperti Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan
Wilayah pesisir dan pulau seperti Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, Gunungsitoli
Daerah Tapanuli: Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan
Berbagai kabupaten/kota lain seperti Langkat, Deli Serdang, Simalungun, Labuhanbatu, Toba, Mandailing Natal, dan sejumlah wilayah pantai barat dan timur Sumut.
B Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan, dan potensi kerusakan infrastruktur — terutama di lahan rawan longsor, area perbukitan, dan wilayah pesisir.
Baca Juga: Indra Sjafri Pede Timnas U-22 Indonesia Lolos Grup SEA Games 2025, Misi Utama Sikat Filipina
Peringatan & Imbauan dari BMKG
BMKG menghimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di:
Daerah permukiman dekat sungai dan bantaran
Pemukiman di lereng bukit atau perbukitan
Kaasan pesisir dan pulau kecil
Daerah dengan drainase buruk atau yang sering jadi langganan genangan
WARNING 26 Wilayah Risiko bagi Pemukiman & Infrastruktur
Hujan lebat dan potensi angin kencang yang datang berulang dapat menimbulkan sejumlah dampak serius:
Peningkatan debit air sungai → potensi banjir bandang di dataran rendah dan pesisir
Lahan longsor dan pergerakan tanah di wilayah perbukitan → mengancam rumah dan akses jalan
Pohon tumbang, kerusakan jaringan listrik dan telekomunikasi, serta gangguan transportasi — terutama di malam hari atau saat hujan deras
Siap–siaga dan Kerja Bersama
Situasi cuaca ini menuntut kesiapsiagaan dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah di Sumut.
Warga: siapkan perlengkapan darurat (senter, obat-obatan, makanan darurat), hindari melintas di daerah rawan longsor, dan pantau kabar cuaca.
Pemerintah daerah & BPBD: aktifkan posko siaga, petakan daerah rawan, lakukan sosialisasi dan evakuasi bila situasi memburuk.
Masyarakat umum: bantu jaga drainase, saluran air, dan tidak buang sampah sembarangan — untuk mengurangi risiko genangan dan banjir.
Kesimpulan
Peringatan dari BMKG menunjukkan bahwa Sumatera Utara saat ini berada pada periode rawan cuaca ekstrem. Dengan 26 wilayah berisiko, ancaman banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur nyata di depan mata.












